Blitar
Assalamualaikum sobat,
Kota tempat saya lahir dan berkembang ini menyimpan
sejuta kenangan. Banyak hal yang ada di kota saya yang menjadi bahan pikiran
saya dan perilaku saya di lingkungan yang berbeda. Masayarakat Blitar terkenal
sederhana, murah senyum dan saling menolong. Di Blitar masih ada kegiatan yang
dari dulu hingga sekarang yaitu “bongkar bareng” disaat pembangunan rumah
tetangga yang tengah renovasi maupun fasilitas umum. Kami membantu bersama agar
cepat selesai dan menjadi media silturahmi agar tetap adem ayem dalam
lingkungan masyarakat. Saat bongkar bareng ada lagi hal yang melekat di nadi
masyarakat Blitar, yaitu nasi pecel yang selalu disuguhkan saat acara
beramai-ramai seperti ini.
Nasi pecel Blitar merupakan makanan khas yang sudah
dikenal di kota-kota besar lain semisal Malang. Banyak rumah makan yang sudah
menjadikan nasi pecel menu utama di rumah makannya. Di sela-sela acara makan
bersama kami membicarakan tentang tarian Barong Rampog asli Blitar.
Sejak abad 19 silam, yaitu tradisi dari upacara
pembunuhan terhadap seekor macan di Alin-alun. Lalu dilarang oleh pemerintah
belanda pada tahun 1905 silam. Dari itu terispirasi untuk mengggambarkan
bagaimana perasaan sang macan, saat disiksa oleh manusia manusia yang
menghunuskan tombak ke arah tubuhnya hingga tergeletak, akhirnya terciptalah
Barong Rampog itu. Sekian saja kawan cerita ari ranah saya, ranah tercinta dari
kota Proklamator Republik Indonesia, salam sejahtera !

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar